Pengalaman yang berharga menjadi bagian dari tim produksi film ini. Mengenal lebih jauh tentang pak Srihadi, bertemu idola Desember Hitam pak Jim Supangkat, dan bekerja dengan sutradara hebat, mas Shalahuddin Siregar. Komplit! Film ini produksi Kementrian Pemuda & Olahraga dan Lola Amaria Production. Owh iya, di film ini saya sebagai asisten kamera :D
Showing posts with label Cameraman. Show all posts
Showing posts with label Cameraman. Show all posts
JALAN EMAS ( GOLDEN WAY) *Late Post
Jalan Emas adalah sebuah pertunjukan kontemporer berbasis musik. Pertunjukan ini berangkat dari kegelisahan atas maraknya bisnis yang mengkomersialkan harapan beserta fenomena irasionalitas yang menyertainya. Harapan dalam hal ini adalah kesuksesan finansial, kemapanan dan sejenisnya. Mulai dari motivator dengan segala jenis dagangannya (buku, seminar, sekolah, umroh, dsb), multi level marketing, bisnis investasi yang menjanjikan kekayaan dengan mudah bahkan hingga sampai pada praktek pesugihan.
Iming-iming kekayaan sering kali dilekatkan dengan ideologi yang ada (agama, norma-norma, etika, dsb) agar orang dapat mudah percaya dan dapat membenarkan segala tindakan atau keputusan mereka. Kenyataannya, segala utopia tentang kemapanan tersebut tidak selalu berakhir indah dan terbukti menuai perkara: investasi bodong, penipuan MLM, penggelapan, dsb.
Kegelisahan kami berlanjut pada asumsi-asumsi yang mengkonstruksi dan dikonstruksi oleh financial dream; Apa yang menggerakkan dan digerakkan oleh bisnis harapan, media, konsumerisme, tuntutan gaya hidup, dan bahkan para caleg dan partai politik peserta Pemilu. Kenyataan ini seperti menghadapkan kita pada terjadinya konversi nilai kesuksesan dan kebahagiaan dengan uang dan materi. Asumsi tersebut dipertegas oleh survey BPS tahun 2013 lalu yang menyebutkan bahwa kebahagiaan orang Indonesia ditentukan oleh kepuasan terhadap pendapatan finansial.
Utopia kesuksesan finansial ini menjadi masalah ketika hasrat untuk meraihnya menggiring kita pada irasionalitas, sebuah kondisi di mana nalar kritis dan hal lainnya dikesampingkan. Bagaimana ia mempengaruhi life value dan nilai-nilai kemanusiaan merupakan satu hal yang patut dipertanyakan.
Jalan Emas (The Game) Full Team
Yennu Ariendra (Director/Composer)
Asa Rahmana (Co-Director/Writer/Performer)
Erson Padapiran (Musician/Performer)
Irene Agrivine (Artistic Director/Performer)
M.N. Qomaruddin (Choreographer/Performer)
Vassia Valkanioti (Choreographer/Performer)
Atinna Rizqiana (Costume Designer/Performer)
Adi Wisanggeni (Technical Director)
Lusia Neti Cahyani (Production Manager/Host)
Tommy Surya Rahadianto (Technical Consultant)
Rizky Summerbee (Host/Performer)
Diwa Hutomo (Voice Talent)
Jay Afrisando (Musician Talent)
Ega Kuspriyanto (Crew/Performer)
Muh. Habib Syaifullah (Crew/Performer)
Septian Bagus W. (Crew/Peformer)
Syamsul Islam (Crew/Performer)
Rifqi Mansur Maya (Video)
Satya Prapanca (Video)
Agni Tirta (Video)
Anom Sugiswoto (Photographer)
Budi Darmawan (Photographer)
Volunteers: Achmad Luthfi Rashid, Arsita Iswardhani, Eka Jayani Ayuningtyas, Ignatius Sugiarto, Iradat Ungkai Megah, Lintang Prakoso, Muhammad Dynta, Muhammad Yudha Pratama, Naomi Srikandi, Rangga Nasrullah, Rizky Rahma Nurwahyuni, Sarwendah Widya Lestari.
Subscribe to:
Posts (Atom)