Showing posts with label Stage Manager. Show all posts
Showing posts with label Stage Manager. Show all posts

Mega Mendung by Fitri Dance Work

(Foto: Mas Wicak Salihara)

Memproduksi pertunjukan tari kontemporer karya mbak Fitri jadi pengalaman pertama. Sebelumnya saya hanya berada di pertunjukan teater atau sekedar jadi tim produksi sebuah EO. Yang jadi keren adalah karya ini akan dipentaskan di 3 tempat. Pertama di Teater Salihara (22-23 Okt 2016), kedua di Korea (20-21 Mei 2017), dan terakhir di Europalia. Yang terakhir akhirnya gagal. Tapi 2 pertunjukan sebelumnya benar-benar terjadi.

Teaser pertunjukannya:

Foto di atas merupakan sesi pertunjukan di Salihara Jakarta. Saya berperan di tim produksi dari pertunjukan tari kontemporer ini. Mengurus berbagai hal (bagian administrasi), mengkomunikasikan value dari Fitri Setyaningsih melalui website, bagaimana teman-teman dari sebelum pentas, latihan, sampai memastikan barang-barang kembali ke gudang. Dari merapikan website fitridancework.blogspot.com, jadwal latihan di 2 kota, karena mayoritas penari berasal dari ISI Surakarta, dsb

Pada proses untuk ke Korea, saya sampe kursus 2 level di ELTI untuk memperkuat perbendaharaan bahasa. Hee... Karena tugas saya korespondendi dengan pihak Korea secara berkala sampai teman-teman berangkat dan pulang kembali ke Indonesia. Saya tidak ikut ke Korea waktu itu karena ada keperluan keluarga. Hamdallah semua lancar sampai semua kembali ke Indonesia. Pengalaman yang ampuh!

Foto: Okinawan A. M.


firstime, a contributor & as stage manager in a book of theatre

Postingan sebelumnya ada di sini

kikiretake
yup. ini salah satu buku yang bisa membantu kalian bagaimana teater dan elemennya dapat diberlangsungkan. di buku ini, saya mengisi satu sub bab bagian pengelolaan panggung (stage manager).

KOTEKLEMA & KSATRIA LAUT LAMALERA


“Koteklema & Ksatria Laut Lamalera” adalah sebuah karya seni pertunjukan berbasis arsip museum daerah Nusa Tenggara Timur (MNTT), dengan menggunakan metode storytelling sebagai sebuah pendekatan penciptaan karya. Koteklema adalah jenis ikan paus sperma (physeter macrocephalus) dan bentuknya juga menyerupai sperma (sperm whale) yang diburu oleh masyarakat Lamalera. Sedangkan “Ksatria Laut Lamalera” adalah julukan yang merujuk pada juru tikam paus, yang disebut Lamafa. Penangkapan koteklema telah menjadi budaya dan tradisi bagi masyarakat Lamalera sejak sekitar abad 16 Masehi hingga saat ini. Dokumentasi tradisi penangkapan koteklema

Wedhus Gembel



sebuah pertunjukan kolaborasi antara seniman Indonesia dengan Australia di bawah grup Snuff Puppet (teater boneka asal Australia) yang mengusung isu tentang kedekatan manusia dengan alam melalui balutan kisah tentang Wedhus Gembel (asap yang keluar dari gunung merapi akibat erupsi) yang, menurut saya, visual dramatic.

pertunjukan ini dipentaskan dibeberapa event / tempat antara lain, JIPA (Jogjakarta International Performing Arts), ASIATRI (Kaliurang & Taman Budaya Yogyakarta), Tegal (pelataran rumah Slamet Gundono), Indramayu (studio penari topeng Wangi Indriya) , Jakarta (studio Teater Kubur) dan rencananya akan dibawa ke Australia dan Hongkong.






for more:

*Salah satu foto waktu proses tour di Indramayu Jawa Barat.

Asia Tri Yogyakarta - Kaliurang

Jogja Street Performance - UGM

Sesi latihan untuk pentas tour di Indramayu

The other doc:

SINGAPORE, I took


Berkesempatan pentas teater di Singapore bersama teman-teman dari Studio 151 Yogyakarta membawakan lakon Kandasmara di Taman Warisan Melayu.

KANDASMARA

news for KANDASMARA (theatre, dance, and puppet)

1 2

saya sebagai asisten stage manager pada pertunjukan Kandasmara yang dipersembahkan oleh Studio 151 Yogyakarta di Taman Warisan Melayu Singapura (2010)

Imagined Lifes - Teater Tangga





Pertunjukan Imagined Lifes oleh Teater Tangga di Taman Budaya Kantin UMY. Pulang dari Singapur, langsung bikin 2 pertunjukan, haa....




Ipung, Jek, Dinar, Mas Saprol, Septi, Budi Djarwo, Botak, dan Mas Ries

Holocaust Rising - Saturday Acting Club

Pentas Holocasut Rising karya Saturday Acting Club dengan sutradara Rukman Rosadi Teater Salihara Jakarta. Di pertunjukan ini saya berperan sebagai Asisten Stage Manager bersama rombongan sirkus Sewon, Saturday Acting Club.


STAGE MANAGER [tanggung jawab secara umum]

  1. Menjadi pusat jalur komunikasi antara tim produksi dan tim artistik.
  2. Bertanggungjawab dalam proses audisi.
  3. Mempersiapkan dan menjalankan proses latihan.
  4. Membuat dan menyiapkan prompt book serta menggunakanya dalam latihan.
  5. Memperhatikan keamanan dan kesehatan aktor selama latihan sampai selesai pentas.
  6. Mengontrol semua divisi dan membantu sampai pertunjukan selesai.
  7. Menjalankan technical rehearsal.
  8. Memperhatikan hal-hal yang berhubungan dengan SDM yang bekerja (makan, istirahat, keamanan, dll) kalo ada companya management, dia yang akan mengurusi.
  9. Menjalanakan dan mencatat cue pada latihan.
 
*materi ini diperoleh pada saat mengikuti Lokakarya Stage Manager yang diadakan oleh KELOLA Yayasan Seni dan Budaya di ISI Surakarta. Penulis sebagai peserta.

STAGE MANAGER [sifat]

  1. Netral. Tidak berpihak pada siapa pun(tim produksi, tim artistik)
  2. Kemampuan berkomunikasi secara baik. 
  3. Diplomasi. Mengerti bagaimana cara membuata sesuatu menjadi baik tanpa harus menyakiti orang lain. 
  4. Kemampuan berorganisasi. 
  5. Memiliki akal sehat. Kapan bisa berkata “ya“ kapan “tidak” dan tegas dalam memutuskan. 
  6. Pendisiplinan diri (lebih fokus). Termasuk mampu mendisiplinkan orang lain tanpa harus mengganggu kenyamanan orang lain. 
  7. Inisiatif. 
  8. Bertanggungjawab.tidak menyalahakn orang lain, tapi membantu meyelesaikan. Apabila kita salah, maka minta maaflah lalu melanjutkan pekerjaan. 
  9. Compassions. Setiap orang memiliki hari baik/buruk. Jadi kita harus pintar-pintar melihat keadaan orang lain sebelum mengajaknay berinteraksi. 
  10. Sabar. 
  11. Humor. 
  12. Otoriter. Tetap harus menyuruh orang untuk menyelesaikan pekerjaanya masing-masing tanpa harus meresa mereka adalah kecil dan kita lebih besar dari mereka. Sekali ita menjatuhkan orang lain, saat itu juga mereka tidak akan menghargai kita, apalagi bisa senang bekerja dengan kita. 
  13. Judgement. Pengambilan keputusan. Seperti memahami orang lain. 
  14. Lateral. Harus bisa menerka apa yang akan terjadi ke depan. Apabila akan terjadi hal buruk dengan segera kita dapat mengantisipasinya.
  15. Menghormati. 
  16. Cerdas. 
  17. Timing. Memiliki sensibilitas pada waktu dalam mencatat. 
  18. Mencintai apa yang dikerjakan.
apabila ada kekeliruan, saran dan kritik andalah yang saya butuhkan. terima kasih banyak.

*materi ini diperoleh pada saat mengikuti Lokakarya Stage Manager yang diadakan oleh KELOLA Yayasan Seni dan Budaya di ISI Surakarta. Penulis sebagai peserta.